Kamis, 24 November 2011

BUDIDAYA IKAN LELE MEDIASI TERPAL

Ikan Lelel merupan ikan konsumsi terfavorit no 1 di indonesia ini terbukti dari banyaknya permintaan pasar yang setiap tahun naik. Ikan lele merupakan ikan konsumsi yang mempunyai tekstur tubuh yang panjang selain rasa daing ikan yang enak juga tak banyak duri ikan, inilah mengapa ikan lele merupakan ikan yang paling digemari di negara tropis kita. nah penulis disini akan mengulas tentang budidaya ikan lele mengunakan mediasi terpal.
Budidaya ikan lele mengunakan mediasi terpal mungkin sudah gak asing bagi telingga kita, nah disini kita ingin menyampaikan bagaimana cara kita membudidayakan ternak lele dengan mediasi tersebut. Sumber yang kami tulis merupakan langsung dari usaha kecil kami yang bergerak dibidang budidaya lele.

nah inilah pengalaman saya yang bener-benar ingin saya sampaikan baik berupa ilmu maupun teori tapi lebih diutamakan jika dah baca langsung dipraktekkan.

awal tahun 2010 saya membuat kolam lele di tanah seluas 11meter x 14meter = 154 meter kubik
awal mula karena belum pengalammannya dengan tanah seluas 154 itu saya buat kolam 6 buah kolam sedang dengan ukuran 5x3  dengan memakai terpal ukuran 7x5  dengan perbandingan yang 2 meter untuk 
perkiraan biaya total pada waktu itu adalah 2,7 juta bersih alias semuannya termasuk upah tukang beli bambu dll.
kalo mengenai perincian mungkin anda bisa tafsirkan sendiri jangan sampai anda buat batas bawah dalam menghitung semua hal yang terutama buat kerja buatlah hitungan mak untuk menutup kemungkinan yang bakal terjadi.
langsung ke permasalahan pembibitan, 1 kolam yang saya buat dengan ukuran 15 meter kubik saya tebar bibit 3000 dengan ketingian air 1m dan padat tebar 200 ekor per meter standar nasional untuk kolam terpal model diatas tanah.  maaf sebelummnya kolam saya buat memang diatas tanah karena mengingat lebih mudahnya pengerjaan. jika perkolam ada 3000 bibit berarti dalam satu kurun itu saya membutuhkan 3000x6kolam = 18000 bibit dengan perolehan pertama walau tidak merugi tetapi sangat kurang kalo dibandingkan dengan 2 kolam sekarang ini yang saya miliki. panen pertama saya menjual 1,7ton ikan lele dengan 8-9 ekor per kilo dengan prosentase kematian 2%. Seharusnya lebih 189kilo atau 1,889 ton yang kelebihannya saya bagikan ketetangga dan kerabat dekat biar mereka ikut merasakan jerih payah saya, walau terlalu banyak itupun masih kurang he. he. he..mereka cukup senang dan inilah awalnya saya tambah semangat kerja dan mengotak atik posisi kolam dengan modal pertama yang sudah ditanggan saya melakukan pembibitan lagi dengan sama seperti awal yakni 18000 bibit ekor dengan 6 kolam hasil kedua 1,6 lebih turun produksi sekirar 100 kg lebih ini dilihat dari segi cuaca prosentase kematian sekitar 5% atau lebih ini lah seri kedua dalam pemanenenan total kurang dari 5 bulan saya mengelutinnya dan 2 panen sudah saya peroleh

nah pereode ketiga : dari hasil yang telah saya dapatkan dengan keuntungannya saja saya merubah kolam yang tadinya 6 kolam menjadi 2 kolam dengan ukuran 5x11 meter dengan ukuran terpal 7x13 meter dengan kondisi terpal tanam alias mengali tanah, satu kolam pekerja saya upah 500 ribu model borongan dengan kedalaman tanah 1,40 meter. satu kolam dengan ukuran 5x11= 55 meter kubik sangup menampung 20 ribu ekor bibit atau lebih tapi sesuai dengan yang saya alami mending langsung praktek dan contoh dulu seperti saya satu kolam saya kasih 20 ribu berarti kalo 2 kolam saya mempunyai 40 ribu bibit ikan lele dengan asusmsi pakan 3,5 ton baik itu makanan alternatif maupun pelet buatan pabrik lebih baik di campur atur porsi makannya jika pagi kalau seperti saya di perdesaan waktunya cukup panjang antara jam 6 pagi sampai jam 10 karena polusi didesa kami saya rasakan cukup sedikit nah jika di kota lebih baik jam 5-6 sebelum pada beraktifitas karana polusi udara di barengi sinar matahari tidak baik pada pakan lele karena bisa mengakibatkan terjangkitnya suatu penyakit walau gak berbahaya jika terus berlanjut n continyu bisa dipastikan angka kematian pada lele bisa diatas 10%. nah saat pagi inilah kalo bisa makannya kasih pakan alternatif trus trus makan kedua pada jam 4-5 sore kasih makan yang sama nah pada malam hari jam 9 pakan pabrik sampai kenyang ingat malam hari saat lele jadi aktif dan bersifat kanibal makanya kasih pakan sampai kenyang tapi jangan kebanyakan jika masih ada sisa pakan di kolam akan mengakibatkan virus yang membahayakan bagi lele nah jika sudah seperti itu kolam lele wajib dikuras jika tidak ingin merugi.
nah saat pemanenan satu kolam ikan lele yang saya miliki bisa menghasilkan 1,9 ton dan 1,8 ton bayangkan dengan biaya yang lebih murah dan pengerjaan yang lebih sederhana kita bisa memperoleh keuntungan malah 2 kali lipat dibandingkan jika kita harus membuat kolam banyak tapi malah tidak efektif


Rincian kolam galian yang saya miliki :
Terpal ukuran 7x13 meter biasanya untuk truk yang tebal                 =Rp.   500.000
Upah pengali kolam perkolam                                                         =Rp.   500.000
Dll                                                                                                  =RP.   100.000
Jumlah                                                                                            =Rp.1.100.000

nah hasil satu kolam 1900 x 10500(harga dikotaku kudus jawa tengah) = Rp.19.950.000,-
asumsi pakan pabrik1900 x 8000 (kalo dapat harga segini protein pasti tinggi jika tidak = anda tertipu) = 15.200.000 nah jika ini anda pakai pakan pabrik semuannya dan keuntungan paling cuma 1 jutaan jika di kurangi dengan bibit itu dari satu kolam berarti kalo 2 kolam mungkin 2 jutaan, tapi dengan biaya yang begitu banyak cuma menghasilkan profit yang begitu minin kalo ini bukan usaha untuk memperoleh keuntungan melainkan resiko.
inilah trik mendapatkan keuntungan dari mengolah pakan alternatif yang saya alami sehingga saya bisa menghasilkan dari 8juta perkolam atau lebih ini realita bukan sekedar mimpi. sesuaikan porsi makan yang telah saya tulis diatas tadi jangan menghilangkan pakan pabrik total jika anda tak ingin rugi, karena pakan pabrik dirancang paling maksimal untuk ternak lele anda.
bahan :
1. minyak ikan satu cendok makan (protein hewani) bisa diganti telur bebek 2 biji
2. bekatul 5kg (karbohidrat)
3. Ampas tahu 2kg (protein nabati)
ingat jangan mengubah komposisi, menurut teman saya yang memberikannya 4 komnposisi ditambah ikan rucah malam memperburuk kondisi lele karena kebanyakan protein tapi malah mengkesampingkan lemak dan karbohidrat ketahanan hidup, maka akan mudah ikan lele terkena penyakit. mending sesuai dengan saya untuk komposisi no 1 bisa diubah-ubah sesuai takaran kalo perlu ganti ikan rucah saja, kalo saya sendiri sulit dapat ikan seperti itu sayakan hidup didesa dan dikotaku gak ada laut sulit carinnya bukan berarti gak mau usaha he.he.he.he.hheeee. :) 
campurkan bahan semua itu tidak usah pakai air karena ampas tahu dan telur juga mengandung air protein sehinga makan bisa menjadi kasap dan bentuklah seperti pelet jika punya mesin dan keringkan dulu jangan di masukkan langsung. ingat satu kali proses anda bisa mendapatkan 7 kg pakan lebih
coba hitung cos total biaya jika dibandingkan pakan pabrik
pabrik = 7kgx8000 = 56000
alternatif =
dedak yg bagus 2500 perkilo dikali 5 =12500
ampas tahu 2 kilo misal 1000 ini mah bisa lebih seribu dapat 5 kilo hehehehhehehehe
telor bebek 2 butir = 2000
Total pakan alternatif= 12.500 + 1.000+ 2.000 = 15.500
Pabrik Vs Alternatif = 56000 Vs 15.500  gimana tertarik bukan untuk usaha ini
mungkin ini dulu yang ingin saya sampaikan sesuai dengan kemampuan saya yang masih seujung kuku dan masih ingin belajar banyak kepada master-master lele di indonesia
jika inginkan berinvestasi dalam proses pembesaran lele bukan pembibitan kami bisa mengerjakannya dengan hak milik anda dan kita sebagai tenagannya sekalian cita-cita saya ingin membuka lapangan pekerjaan untuk daerah saya, cuma kita sewa tanah hanya untuk sekitar wilayah kudus atas maaf kalao kudus bawah saya kuatir jika musim penghujan terkena banjir saya belum siap untuk itu. ingin proposal pengajuannya kirimkan ke  email kami : mai_3lok@yahoo.co.id

perhatian : besarkanlah lele anda seperti anda merawat anak sendiri, jauhilah ikan lele anda disaat anda galau jika tidak ingin terimbas pada ternak anda karena hewan juga punya ikatan hidup pada pemiliknnya. semoga pesan ini bermanfaat :)